Arti Lambang Fakultas Teknik Universitas Udayana

Dibalik lambangnya yang gagah, Lambang Fakultas Teknik Universitas Udayana memiliki makna yang tersirat didalamnya.

Pengantar Sosial Media

Secara umum, sosial media merupakan wadah seseorang untuk berbagi berbagai informasi kepada masyarakat luas secara online, tidak terbatasi oleh jarak dan waktu.

Werewolf Game

Meng'eliminasi atau ter'eliminasi.

Kelestarian Budaya Bali

Mengapa masyarakat Bali sangat antusias terhadap keseniannya?

Minggu, 09 September 2018

Modul ERP


Halo Semeton. Kali ini kita akan membahas mengenai materi yang saya dapatkan di Program Studi Teknologi Informasi di mata kuliah Enterprise Resource Planning mengenai Modul-modul yang terdapat pada ERP dengan dosen bapak I Putu Agus Eka Pratama ST., MT.
ERP merupakan suatu sistem yang terintegrasi yang digunakan oleh perusahaan untuk perencanaan pemanfaatan sumber daya dengan menggunakan perangkat komputer yang terintegrasi.
Keberadaan sistem ERP ini  menjadikan setiap unit fungsional dalam suatu perusahaan dapat saling berbagi data dan informasi. Inilah yang kemudian dapat meningkatkan sinergitas antara satu elemen dengan elemen lainnya di perusahaan. ERP tidak hanya berperan sebagai aplikasi komputer yang memilki fungsi menangani data secara elektronik dan memprosesnya secara terperinci, melainkan juga memiliki keunggulan lain dalam menyajikan data dan informasi analitik secara real-time atau kapan saja dibutuhkan. Modul ERP dibagi menjadi beberapa bagian yaitu sebagai berikut.
1.   Modul ERP Berdasarkan Sistem Fungsional
ERP mampu meningkatkan sinergitas antar semua elemen karena setiap unit bisa saling terhubung melalui modul-modul yang tersedia dan bisa diakses oleh semua departemen terkait. Berdasarkan sistem Fungsional, Modul ERP terbagi menjadi dua, yakni:
·         Modul OLAP (Online Analitic Processing); seperti namanya, modul ini memilki fungsi sebagai penyaji data dan informasi analitik. Data dan informasi tersebut dapat disampaikan kepada para pengambil keputusan menggunakan modul ini.
·         Modul OLTP (Online Transaction Processing); modul ini berfungsi menangani setiap proses pemasukan (input), proses pengubahan (update) dan proses penghapusan data yang telah terekam pada suatu tabel yang memiliki keterkaitan satu sama lain dalam suatu basis data (database).

2.   Modul Standar yang Terdapat Pada Sistem ERP
Selain dua modul fungsional di atas, di dalam sistem ERP terdapat juga berbagai modul standar yang digunakan untuk mengintegrasikan antara satu data dengan data lainnya. Adapun jenis modul-modul tersebut antara lain:
·         Modul finansial dan akunting
Sistem ERP membantu proses pengelolaan dan pemantauan keuangan suatu perusahaan. Aplikasi Akunting ini tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan keuangan yang hasil akhirnya berupa laporan keuangan dari suatu perusahaan. Modul ini juga berkaitan  dengan pengelolaan data-data yang berkaitan dengan akuntansi laba, cost center manajemen proyek, akuntasi keuangan, Controlling, manajemen investasi, dan perbendaharaan.Selain itu, Modul ini berisi tentang hal-hal yang berkaitan dengan pekerjaan, pengadaan, pemeliharaan, penjualan atau penghapusan serta penarikan hingga depresiasi nilai aktiva di suatu perusahaan.
·         Modul logistik dan persediaan
Salah satu modul standar yang terdapat pada sistem ERP adalah modul Logistik. Secara fungsional, modul ini digunakan untuk memproses pengadaan barang, penyimpanan persediaan, penjualan serta distribusi logistik yang digunakan oleh perusahaan tersebut. Dengan kata lain, modul ini merupakan aplikasi gudang yang digunakan oleh suatu perusahaan untuk mengelola pencatatan dan pelaporan persediaan barang.
·         Sumber Daya Manusia
Salah satu asset terbesar yang dimiliki perusahaan adalah sumber dayanya. Sumber daya manusia yang terbatas harus dikelola dengan baik dan dikembangkan secara terukuragar alokasinya tepat sasaran. Manajemen sumber daya manusia mencakup perekrutan, penjadwalan, dan pemrosesan gaji. Modul sumber daya manusia ini membantu perusahaan untuk mengelola SDM yang dimiliki. Hal-hal yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya manusia sebuah perusahaan bisa berupa perekrutan, pembayaran gaji, manajemen tugas, dana intensif, bonus atau konpensasi dan ongkos tugas.
·         Business Process Support
Setiap perusahaan memiliki arus kerja dan solusi industri yang terkait satu sama lain. kedua hal tersebut biasanya digunakan sebagai alat kendali atas apa yang berada di setiap unit fungsi di dalam perusahaan.
·         SCM (Support Chain Management)
Modul SCM ini sangat penting dalam pengembangan sistem ERP dan ini menjadi fokus utama dari sistem. Penggunaan modul yang baik akan menghasilkan solusi yang efektif dalam penghematan biaya perusahaan. Selain itu, optimalisasi perencanaan, penyimpanan, dan pemanfaatan logistik sangat membantu memperbaiki prediksi permintaan juga efesiensi operasi perusahaan.
·         CRM (Customer Relationship Management)
Modul ini berkaitan dengan pengelolaan pelanggan. Modul CRM Indonesia digunakan untuk memastikan layanan sampai atau tidak ke pelanggan. Dengan demiki,an setelah penjualan selesai, aplikasi ini akan mengotomasi proses bisnis yang digunakan untuk penjualan, layanan dan dukungan perusahaan. Dengan kata lain, modul ini berperan sebagai sarana penghubung antara perusahaan dan pelangganya.


Arsitektur Data Warehouse


Halo Semeton, Kemarin kita sudah mempelajari apa itu data warehouse, kali ini kita akan membahas mengenai arsitektur data warehouse yang saya dapatkan dari mata kuliah Data Warehouse di program studi Teknologi Informasi dengan dosen bapak I Putu Agus Eka Pratama ST., MT.

Arsitektur Data Warehouse diperkenalkan pertama kali oleh Ken Orr di dalam paper publikasinya di tahun 1999 yang berjudul Data Warehouse Technology. Ken Orr berpendapat bahwa Arsitektur Data Warehouse merupakan sebuah cara yang dilakukan oleh arsitek Data Warehouse yang berkaitan dengan perancangan dan desain sistem Data Warehouse di dalam sebuah organisasi, untuk mempresentasikannya ke dalam bentuk bagan/gambar/desain, yang memuat segala hal mengenai struktur data, komunikasi pemrosesan, dan presentasi dari komputasi end to end antarkomputer di dalam sistem Data Warehouse.

Arsitektur Dasar
Arsitektur yang paling sederhana pada data warehouse adalah arsitektur dasar atau Basic. Arsitektur dasar terdapat tiga bagian utama yaitu sebagai berikut.

Gambar 1 Arsitektur Dasar https://www.google.co.id/url?sa=i&rct=j&q=&esrc=s&source=images&cd=&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwifv4qagK_dAhVOXn0KHQ0TDzwQjRx6BAgBEAU&url=http%3A%2F%2Fkegiatanwindy.blogspot.com%2F2011%2F09%2Fgudang-data-data-warehouse.html&psig=AOvVaw1YX
1.     Data Sources
Bagian pertama adalah Data Sourcee atau sumber data. Data yang akan dimasukan kedalam data warehouse dapat berupa database, software, repositori, maupun file. Data tersebut bisa didapatkan dari Operational System dan Flat Files.
2.     Warehouse
Bagian kedua adalah Warehouse yang bertugas sebagai gudang penyimpanan data. Pada Warehouse memuat Metadata, Summary Data, dan Raw Data. Metadata merupakan data yang memuat struktur dari data yang bersangkutan. Summary Data merupakan data dari Data Source yang dikumpulkan ke dalam sebuah tabel serta belum dikomputasikan. Dan Raw Data merupakan data mentah yang berasal dari sumber data, yang belum mengalami perubahan apa pun.
3.     Users
Bagian ketiga adalah Users atau pengguna. User terdiri atas tiga kelompok berdasarkan kegiatan yang dilakukan, yaitu Analysis, Mining, dan Reporting.

Staging Area Arsitektur
Jika pada Arsitektur dasar terdapat 3 bagian di dalamnya, maka dalam hal ini ditambahkan satu bagian lagi yaitu Staging Area. Pada arsitektur ini, terlebih dahulu Data Warehouse membersihkan data yang berasal dari berbagai data sumber ke suatu tempat penampungan antara (biasanya disebut dengan staging area) sebelum masuk ke Data Warehouse. Staging area menyeserhanakan proses pembuatan summary dan management warehouse secara umum.


Data Mart Arsitektur
Arsitektur ini merupakan penyempurnaan dari arsitektur sebelumnya. Selain menyematkan staging area, terdapat tambahan 1 bagian yaitu Data Mart. Pada arsitektur ini, data warehouse akan dibagi lagi menjadi beberapa upabagiansesuai dengan tujuan maupun penggunaannya (misal: subset penjualan perusahaan, subset pemasaran perusahaan, maupun subset inventaris perusahaan). bagian dari data warehouse ini biasa desebut sebagai data mart. Data mart itu sendiri tidak selalu dipandang sebagai suatu uang diturunkan dari data warehouse (pendekatan top-down), tapi data mart itu bisa dipandang sebagai komponen penyusun data warehouse (pendekatan bottom-up). Data mart merupakan subset dari data resource, biasanya berorientasi untuk satu tujuan yang spesifik atau subjek data yang didistribusikan untuk mendukung kebutuhan bisnis. Sebagai contoh data purchasing, sales, dan inventory dapat dipisahkan dalam masing-masing cube.

Oke ton, sekian dulu artikel kali ini mengenai Arsitektur Data Warehouse. Sampai jumpa di blog selanjutnya. AHayy

Minggu, 02 September 2018

Apa itu Enterprise Resource Planning?


Halo Semeton, kali ini kita akan belajar mengenai Enterprise Resource Planning. Seperti biasa, ini adalah materi yang saya dapatkan pada perkuliahan yaitu mata kuliah Enterprise Resource Planning dengan dosen pengampu bapak I Putu Agus Eka Pratama program studi Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Udayana. Nah monto gen pembukaanne, jeg langsung gas ke materi ton!
Enterprise Resource Planning (ERP) secara harfiah terdiri atas tiga kata yaitu enterprise yang artinya perusahaan/organisasi, resource yang artinya sumber daya, dan planning yang artinya perencanaan. Berarti Enterprise Resource Planning memiliki pengertian yaitu Perencanaan sumber daya perusahaan, *eaaaaaaaa*.
Apabila dirumitkan sedikit nih ton, secara umum ERP merupakan konsep untuk merencanakan dan mengelola sumber daya perusahaan, sehingga pekerjaan menjadi lebih efisien dan dapat memberikan pelayanan lebih bagi konsumen, guna menghasilkan nilai tambah dan memberikan keuntungan maksimal bagi stake holder atas perusahaan. Yaa, intinya yaitu Perencanaan sumber daya perusahaan. *eaeaeaeaea*.
ERP banyak diterapkan pada perusahaan (besar/kecil), khususnya manufaktur dan jasa, untuk integrasi, otomatisasi, dari proses – proses yang berhubungan dengan bahan mentah, produksi, distribusi, hingga ke manajemen pemasaran dan sumber daya manusia.
Manfaat Enterprise Resource Planning tidak hanya dapat dirasakan pada perusahaan besar saja, namun pada perusahaann yang berskala kecil pun akan sangat terbantu dengan adanya ERP ini. Berikut ini beberapa manfaat yang dapat dinikmati oleh organisasi yang berhasil menerapkan ERP.
·         Integrasi Bisnis dan Akutasi Data yang Lebih Baik
Mengingat sistem ERP terdiri dari berbagai modul dan sub-modul yang dapat mewakili komponen bisnis tertentu dan saling terintegrasi, sehingga akann terjadi pembaharuan di beberapa modul yang saling berkaitan secara realtime. Dengan demikian, kebutuhann untuk beberapa kali entri data dapat dihilangkan dan mengurangi kemungkinan terjadinya kesalahan pada saat entri.
·         Perencanaan dan Manajemen Sistem Informasi
Sistem ERP memiliki alat-alat pendukung pengambilan keputusan yang baik seperti alat perencanaan dan alat simulasi yang dapat membantu manajemen untuk lebih tepat memanfaatkan sumber dayanya seperti material, sumber daya manusia dan mesin atau peralatan kerja.
·         Peningkatan Efisiensi dan Produktivitas
Selain menyediakan perencanaan yang lebih baik, sistem ERP juga dapat meningkatkan efisiensi pada aktivitas rutin harian seperti pemesanan, pengiriman, kinerja pemasok, manajemen kualitas, manajemen kas, dan realisasi penjualan. Dengan adanya sistem ERP, siklus waktu penjualan ke kas dan pembayaran ke pemasok pun dapat dipersingkat.
·         Pembentukan Standarisasi Prosedur
Sistem ERP didasarkan pada proses praktik Internasional terbaik yang diadopsi oleh organisasi yang menerapkannya. Pekerjaan menjadi lebih terstruktur sehingga tidak tergantung pada individu atau pekerja tertentu saja. Sistem ERP bagi sebuah perusahaan dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas.

Oke ton, itu dulu ya tentang Enterprise Resource Planning bagian awal. Sebenarnya ada lagi mengenai Back Office System, Platform, dan mobile ERP, tapi akan saya lanjutkan setelah kelas nanti. Ahayy

Sumber:
https://www.jurnal.id/en/blog/2017/pengertian-keuntungan-menggunakan-sistem-erp

Apa itu Data Warehouse?


Halo Semeton. Sebagian diantara kita tentu memiliki suatu benda atau barang yang berharga bagi kita dan tentu kita perlu menyimpannyake dalam gudang atau tempat penyimpanan lainnya agar kelak dapat kita ambil lagi apabila ingin kita gunakan. Namun untuk menyimpannya bukan perkara mudah, agar barang yang kita simpan tidak rusak walau disimpan dalam jangka waktu yang cukup lama. Nah begitu pula dengan data. Pernah ga sih tersirat dibenak kita mengenai bagaimana suatu instansi mengelola dan menyimpan data mereka yang sangat banyak? Apalagi untuk data yang memerlukan jangka waktu penyimpanan yang amat panjang. Bagaimana caranya menyimpan data yang amat banyak agar dapat diproses kembali pada masa yang akan datang? Nah, untuk mengatasi itu semua, diciptakanlah suatu konsep yang bernama Data Warehouse. Berikut ini akan saya perkenalkan apa itu Data Warehouse yang saya dapatkan ketika perkuliahan Data Warehouse dengan dosen I Putu Agus Eka Pratama di Program Studi Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Udayana.
Image result for data warehouse
Gambar 1 Arsitektur Data Warehouse
(sumber : https://panoply.io/uploads/versions/diagram4---x----750-328x---.jpg)
Sebelum kita mempelajari Data Warehouse, ada baiknya kita mempelajari sedikit mengenai hal-hal penting yang menjadi kerangka atau yang akan berkaitan dengan Data Warehouse. Ibarat membangun rumah nih, sebelum membangun rumah, kita harus tahu dulu Merk Semen yang harus digunakan, Jenis batu dan pasirnya harus diperhatikan agar kelas menghasilkan rumah yang kokoh, cieehh.
Di dalam mempelajari Data Warehouse, kita akan sering berjumpa dengan istilah Data dan Informasi. Data dalam istilah komputer merupakan berkas digital yang dihasilkan oleh komputer, yang bersifat acak alias belum terorganisasi, dan belum memiliki nilai, fungsi, maupun arti. Dari data tersebut kemudian akan diolah sehingga menghasilkan informasi. Nah informasi inilah yang kemudian akan menjadi suatu pengetahuan atau knowledge bagi individu yang memerlukannya.
Definisi dari Data Warehouse itu sendiri tidak sesederhana “Gudang data”, walaupun memang terjemahannya demikian. Namun oleh Bill Inmon dan Ralph Kimball, dua tokoh yang berperan besar terhadap lahir dan berkembangnya Data Warehouse memiliki masing-masing definisi yang berbeda sesuai dengan sudut pandang mereka masing-masing.
Bill Inmon [1970] menyatakan bahwa Data Warehouse didefinisikan sebagai sekumpulan data yang memiliki enam buah siifat atau karakteristik yaitu :
·         Subject Oriented
·         Integrated
·         Process Oriented
·         Time Variant
·         Accesible
·         Non Volatile
Keenam buah karakteristik tersebut, berguna untuk mendukung dalam membantu di dalam proses pengambilan keputusan pada suatu organisasi, dengan memanfaatkan data, database, Data Warehouse.
Ralph Kimball, yang juga merupakan Bapak Data Warehouse, memiliki definisi yang sedikit berbeda mengenai Data Warehouse. Ia mendefinisikan Data Warehouse dari sudut pandang yang berbeda yaitu merupakan sebuah sistem untuk pengumpulan data transaksional dari berbagai sumber data, yang mengutamakan adanya dua hal yaitu Query dan Analisa Data.
Perbedaan definisi tersebut justru dapat saling melengkapi (ciehh) sehingga apabila dipadukan, definisi Data Warehouse adalah kumpulan dari sejumlah data dari berbagai sumber data yang digudangkan dari data-data transaksional, yang menganut konsep OLTP (On Line Transactional Processing), dengan memanfaatkan adanya Query pada databes serta proses analisa itu sendiri, didukung oleh enam buah sifat atau karakteristik yang dimilikiya.
Penerapan Data Warehouse telah dilakukan di berbagai bidang kehidupan manusia dan telah membantu para pemimpin instansi dalam mengambil keputusan berdasarkan data yang telah digudangkan. Berikut ini penerapan Data Warehouse di berbagai bidang kehidupan.
·         Perbankan
Di bidang perbankan, Data Warehouse memegang peranan di dalam membantu pihak bank untuk menangani alur dan proses keuangan yang ada di dalam organisasi mereka, manajemen uang nasabah, manajemen kredit, dan peningkatan layanan kepada nasabah.
·         Industri
Di bidang industri atau perusahaan, Data Warehouse memegang pperanan penting pada sejumlah unit bisnis dari industri, baik dari pemetaan dan alur bahan mentah hingga menjadi bahan jadi dan setengah jadi, ppemasaran produk dan distribusi produk, analisa dan evaluasi pasar, stok dan inventori, pembelian bahan baku, penggajian pegawai, hingga pelaporan secara dinamis.
·         Pemerintahan
Implementasi Data Warehouse di sektor pemerintahan salah satunya bermanfaat untuk memudahkan penggambaran dan penyajian data-data transaksi dari sistem pengadaan barang dan jasa secara online dan elektronik. Dengan adanya Data Warehouse, maka proses pengadaan barang dan jasa di pemerintahan diharapkan dapat menjadi lebih transparan dan memudahkan para pemimpin di dallam pengambilan keputusan terkait dengan pengadaan.
·         Marketing
Di dalam marketing, seluruh data digudangkan ke dalam Data Warehouse, untuk memudahkan pelaku bisnis di bidang marketing untuk memperoleh informasi mengenai para pelanggan dan konsumen, Supply Chain, penjualan, pemasaran, dan operasional lainnya.
·         Transpoortasi
Di bidang transportasi, Data Warehouse memegang peranan dalam tata kelola arus lalu lintas maupun peningkatan kepuasan penumpang pada bisnis layanan transportasi.

Oke ton, itulah pengenalan singkat kita mengenai Data Warehouse. Artikel ini merupakan ringkasan saya ketika mengikuti perkuliahan. Nah materi mengenai Data Warehouse akan dibahas pada artikel selanjutnya. Sampai jumpa. Ahayy

SUMBER MATERI :
I Putu Agus Eka Pratama. Handbook Data Warehouse. Informatika. Bandung. 2017. 


Selasa, 20 Desember 2016

Input-Pemrograman

A.   Definisi Input
Input adalah fungsi yang memiliki kegunaan untuk menyimpan data ke dalam suatu variable untuk kemudian mendapatkan perintah selanjutnya.
B.    Macam-macam Input
1.      scanf
scanf merupakan salah satu fungsi input yang dapat digunakan untuk memasukan data berupa karakter, bilangan, atau kalimat secara terformat dan menyimpannya ke dalam sebuah variabel. Namun untuk kalimat, fungsi scanf hanya bisa membaca string/karakter yang berada di sebelum spasi. Jadi jika misalkan data yang diinput yaitu “Mahasiswa Udayana”, maka yang tersimpan hanyalah “Mahasiswa” saja. Untuk menggunakan fungsi scanf ini, maka harus disertai dengan operator penanda alamat “&” (tanpa tanda petik) di depan nama variable yang digunakan untuk menyimpan data tersebut.
Format yang terdapat pada scanf:
§  “%c”  untuk membaca karakter (character)
§  “%s” untuk membaca string
§  “%i” untuk membaca bilangan bulat integer
§  “%d” untuk membaca bilangan bulat desimal
§  “%f” untuk membaca bilangan pecahan (float)
§  “%o” untuk membaca bilangan octal
§  “%x” untuk membaca bilangan heksadesimal
§  “%u” untuk membaca bilangan tak bertanda
Syntax:
scanf(“%d”,&nilai_a);
penjelasan:
scanf( );           : fungsi yang digunakan untuk menyimpan data ke dalam variable
“%d”               : format untuk membaca bilangan yang dimasukan adalah bilangan bulat
                decimal
&nilai_a          : data yang dimasukan oleh user akan disimpan ke dalam variable “nilai_a”

2.      gets
gets merupakan fungsi input yang biasa digunakan ketika ingin membuat program yang memerlukan inputan berupa kalimat yang panjang (lebih dari satu kata). Karena fungsi gets akan membaca spasi menjadi sebuah karakter, jadi seluruh kalimat akan disimpan ke dalam suatu variable secara utuh. Jadi jika misalkan user memasukan kalimat “Mahasiswa Udayana”, dengan menggunakan fungsi gets, maka data yang tersimpan ke dalam variable adalah “Mahasiswa Udayana”.

Syntax:
            gets(nama_lengkap);

penjelasan:

gets( );             : fungsi yang digunakan untuk menyimpan data ke dalam variable
nama_lengkap  : data diinput oleh user akan disimpan ke dalam variable “nama_lengkap”

3.       getchar
getchar merupakan fungsi input yang bisa digunakan ketika ingin memasukan sebuah karakter.

Syntax:
            nilai=getchar();

penjelasan:
nilai=               : data yang dimasukan oleh user akan disimpan ke dalam variable “nilai”

getchar();         : fungsi yang digunakan untuk menyimpan data ke dalam variable

Jumat, 16 Desember 2016

Kelestarian Budaya Bali

Beberapa waktu yang lalu, penulis berkunjung ke Taman Mini Indonesia Indah untuk mengikuti Parade Lagu Daerah "Gita Permata Nusantara" 2016 sebagai pemain alat musik gamelan di dalam grup yang mewakili Provinsi Bali. Acara tersebut merupakan acara yang rutin diadakan setiap tahun, yang bertujuan untuk melestarikan seni dan budaya yang ada di setiap daerah di Indonesia melalui lagu-lagu yang berasal dari daerah masing-masing. Dengan diiringi musik kolaborasi antara alat musik modern dengan alat musik tradisional, para kontingen berhasil memukau para penonton yang hadir. 

Di sela-sela waktu istirahat setelah gladi bersih, penulis dan teman-teman penulis dihampiri oleh seorang pria yang ternyata merupakan seorang pengamat seni Indonesia dan lulusan Institut Seni Indonesia. Beliau menyanyakan beberapa hal kepada kami. Dan ada satu pertanyaan dan satu pernyataan yang masih melekat di pikiran penulis, yaitu pernyataan beliau adalah bahwa dari seluruh wilayah di Indonesia bahkan di dunia, Bali adalah daerah yang paling antusias untuk menjaga kebudayaannya, dan itu membuatnya sangat kagum dengan masyarakat Bali. Bagi penulis yang mendengar hal tersebut, merupakan suatu kebanggaan tersendiri mendapatkan pujian tersebut dari seorang pengamat seni. Lalu pertanyaan yang diajukan oleh beliau adalah, "Semua orang Bali itu pasti bisa dan tau tentang seni ya?". Mendapatkan pertanyaan seperti itu, penulis sedikit kaget dan agak bingung menjawabnya. Namun akhirnya penulis menjawab bahwa tidak seluruh orang Bali mengerti seluruh kesenian di Bali. Tapi jika di lihat pembagian dari kesenian itu, ada seni tari, seni musik, seni teater, seni lukis, seni pahat, dan lain sebagainya, paling tidak masyarakat Bali itu pasti memiliki kesukaan di salah satunya. Lalu, penulis akhirnya memikirkan satu hal. Kenapa orang Bali bisa sangat mencintai budayanya jika dibandingkan dengan masyarakat lain di wilayahnya masing-masing di Indonesia? Berikut beberapa poin yang penulis fikirkan.

1. Berada di Lingkungan Seni
Bali memang terkenal dengan seni dan budayanya yang sangat kental. Sepertinya kesenian sudah mendarah daging di kehidupan masyarakat Bali. Bagaimana tidak? Hampir di seluruh wilayah Bali terdapat sanggar-sanggar yang siap menjadi tempat untuk belajar dan berlatih. Mulai dari yang sederhana hingga yang sudah memiliki nama yang cukup besar di wilayahnya. Selain itu, terdapat sekolah-sekolah menengah kejuruan di bidang kesenian Bali sehingga bagi yang ingin benar-benar menekuni kesenian sejak dini dapat masuk di sana. Ditambah juga dengan berlakunya sistem adat "banjar" dimana di setiap banjar telah dilengkapi dengan alat-alat gambelan, sehingga masyarakatnya bisa belajar di banjar masing-masing. Jika di suatu banjar belum memiliki gamelan, masyarakatnya dapat mengajukan proposal ke pemerintah agar dibantu biaya untuk membeli alat-alat gamelan. Sehingga orang Bali akan selalu hidup di lingkungan seni dan dengan sendirinya kesenian itu akan melekat pada dirinya sejak lahir.

2. Ritual
Bali juga dikenal sebagai Pulau Seribu Pura. Dengan mayoritas penduduknya beragama Hindu dan mendapatkan pengaruh kebudayaan peninggalan kerajaan Majapahit, menjadikan Bali memiliki beberapa ritual keagamaan yang sangat mengagumkan dan unik. Walaupun ajaran agama Hindu berasal dari India, namun Hindu yang dianut oleh orang-orang Bali tidak sama dengan Hindu yang berada di India. Hal ini karena dahulu ketika penyebaran agama Hindu di Nusantara, ajaran agama Hindu tidak ditelan mentah-mentah, namun dirubah sedikit agar dapat sesuai dengan budaya yang telah ada tanpa merubah inti dari ajaran Agama Hindu. Untuk wilayah Bali, ritual-ritual yang ada sangat erat kaitannya dengan kesenian dan kebudayaan yang ada di Bali. Seperti misalkan Piodalan di Pura yang harus ada iringan gamelan Bali dan beberapa tarian Bali, sehingga masyarakatnya wajib bisa melakukannya agar ritual dapat berjalan.

3. Keturunan
Buah apel yang jatuh pasti tidak jauh dari pohonnya. Begitulah pepatah yang mampu menggambarkan orang-orang Bali. Tidak bisa dipungkiri bahwa orang Bali yang memang memiliki garis keturunan seorang seniman, pasti Ia akan melanjutkan garis keturunan seniman tersebut. Rata-rata keluarga seniman di Bali akan melahirkan keturunan yang akan menjadi seorang seniman pula. Namun bukan berarti keluarga yang bukan seniman tidak akan jadi seniman. Namun kembali lagi dari niat dari dalam diri. Jika memang memiliki niat dan kemauan yang sangat tinggi untuk menekuni seni, pasti Ia akan berhasil.

4. Apresiasi yang Sangat Tinggi dari Masyarakat dan Pemerintah
Bagi masyarakat Bali, menjadi suatu kebanggaan tersendiri dapat menampilkan bakat seni mereka di depan umum. Hal ini karena memang masyarakat di Bali memiliki apresiasi yang tinggi terhadap siapapun yang mampu menguasai seni. Bahkan penulis sendiri ketika melihat teman yang bisa menampilkan bakat seni mereka, akan timbul rasa ingin seperti dia sehingga akan muncul niat untuk ikut mempelajari. Selain itu, peran pemerintah dan lembaga-lembaga lainnya sangat berpengaruh. Pemerintah di Bali dari dulu hingga kini selalu menggencar-gencarkan agar selalu menjaga kebudayaan dan kesenian Bali agar tidak punah. Hal ini dapat diliat dari banyaknya acara-acara lomba dan pertunjukan yang diadakan oleh beberapa lembaga dan pemerintah yang bahkan bisa menelan biaya hingga Miliaran. Hal ini merupakan bukti bahwa pemerintah Bali sangat serius untuk melestarikan Budaya Bali. Namun, seni tidak dapat diukur melalui uang atau harta. Justru yang ada di benak para seniman adalah bahwa mereka merasa dihargai oleh pemerintah dan masyarakat sehingga mendapatkan semangat kembali dalam berkarya.

Demikian pandangan penulis mengenai alasan Bali bisa kental dengan budaya dan kesenian bahkan hingga saat ini. Harapan penulis kepada Nyama Peturu Bali agar kita dapat terus melanjutkan semangat dari leluhur kita untuk selalu melestarikan dan mengembangkan kesenian dan kebudayaan Bali. Penulis mohon maaf jika terdapat kekurangan atau kesalahan yang terdapat pada tulisan kali ini. Jika memiliki masukan, silahkan kirim di komentar. Suksma.....

Rabu, 14 Desember 2016

Cara Membersihkan Keyboard dan Monitor pada Laptop/PC

Hai semuanya. Kali ini saya akan berbagi bagaimana cara membersihkan keyboard dan layar pada laptop/PC. Hal ini sangat penting agar laptop/PC kesayangan kalian bisa selalu terjaga kebersihannya, tanpa merusak mesin di dalamnya.

A. Membersihkan Monitor
Membersihkan layar laptop tidak memerlukan banyak peralatan khusus, cukup kain mikrofiber yang agak lembap. Mengingat air dan listrik tidak boleh dipertemukan, pastikan bahwa laptop kalian tidak tersambung ke sumber listrik dan dalam keadaan mati. Dengan sedikit air, basahi kainnya, bukan layarnya langsung. Peras, lalu perlahan-lahan gunakan kain tersebut untuk menyeka noda yang menempel. Kalau kalian masih ragu-ragu, cek buku manualnya atau konsultasikan dengan toko tempat Anda membeli laptop tersebut. Beberapa toko juga menjual produk khusus membersihkan LCD laptop yang dapat kalian coba.

B. Membersihkan Keyboard
Tidak kalah dengan monitor, keyboard juga merupakan salah satu hardware penting yang terdapat pada laptop/PC karena berfungsi untuk menginput huruf kedalam komputer. Dengan demikian, sangat penting menjaga kebersihan keyboard agar selalu nyaman digunakan, karena dalam beberapa kasus, keyboard yang kemasukan sesuatu (misalkan rempah makanan) akan mengakibatkan beberapa tombol yang tiba-tiba menjadi agak keras ketika ditekan. Berikut langkah-langkah membersihkan keyboard:

1. Balik laptop secara hati-hati dan goyang perlahan-lahan untuk menjatuhkan remah-remah yang tersangkut.
2. Ambil sekaleng udara bertekanan untuk meniup sisa-sisa kotoran yang masih terjebak di keyboard. Lakukan ini per baris atau per area.
3. Gunakan kapas yang dibasahi cairan alkohol pembersih untuk mengangkat noda lemak dan kuman yang tidak kasatmata dari permukaan keyboard. Cairannya akan cepat menguap.



Membersihkan keyboard dan layar laptop merupakan perawatan komputer yang paling standar. Mouse, port eksternal, ventilasi kipas, dan komponen-komponen internal laptop juga perlu dibersikan. Jangan lupa untuk selalu mengonsultasikannya dengan teknisi profesional jika kalian ragu-ragu.
Sekian blog kali ini, terima kasih telah mampir.